welcome..welcome..dan selamat datang

hanya sebuah ungkapan dan cerita dari sebuah perjalanan hidup

30.11.09

cinta sederhana di sebuah kereta ekonomi

siang itu gw terburu buru menuju stasiun untuk mengejar kereta ekonomi AC Bekasi-Kota,dan ternyata sia-sia karna ketinggalan.Ya sudah,kereta ekonomi menjadi pilihan terakhir saat itu (mau telat atau mau bersusah susah..). Bukan pertama kali memang tapi tetap saja naik kereta ekonomi membuat tidak nyaman.
Sebenarnya pemandangan di kereta ekonomi siang itu sudah jadi lumrah,tapi ga tau kenapa saat itu buat gw jadi sesuatu yang spesial. Sepasang suami istri mengamen hal yang lumrah bukan, tetapi jika mereka berdua mengamen dengan kondisi cacat?? mungkin di kereta itu sudah jadi pemandangan sehari hari tapi buat gw itu spesial.
Sepasang suami istri yang hidup dan saling mengenal hanya lewat hati bukan lewat bentuk fisik, hal itu yang terlintas di kepala gw saat itu. Bagaimana mereka saling bercerita hanya lewat suara tanpa ekspresi wajah..justru suara itulah yang berekspresi. Bagaimana mereka berjuang bersama menghadapi hidup dengan keterbatasan mereka. Hal lain yang menarik adalah kemauan mereka untuk mencari uang dengan cara mengamen dan menurut gw itu halal dibanding cuma mengemis. Pada saat mereka mengamen pun seakan akan mengatakan "kami di sini bukan karena kekurangan kami tapi karena usaha kami sendiri".
Sebuah bentuk cinta sejati ada dihadapan gw saat itu...cinta yang hanya memerlukan hati dan perasaan bukan fisik. Cinta yang apa adanya bukan karena ada apanya...sederhana dan dalam.
gw jadi ingat sebuah penggalan puisi :

"aku ingin mencintaimu..dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat
diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu..."

3.10.09

jalan ini..

akhirnya jalan ini yang kita ambil,tidak ada yang harus disesali karena semuanya indah. Kamu sudah memberikan dunia baru untuk aku masuki..kamu juga memberikan kenyataan untuk dipelajari dan menjadikan aku kuat.
saat ini kita harus berjalan di jalan kita masing-masing yang pastinya berbeda...simpan semua kenangan itu dan satukan menjadi sekuncup mawar simpan dalam hati.Jaga mawar itu untuk tetap tumbuh menjadi indah.Suatu saat jika kamu sudah siap..bawakan mawar itu kembali kepadaku dan kita akan menyatukan jalan ini untuk berjalan bersama lagi.
Seandainya saat itu memang sudah tidak ada lagi janganlah menjadikan mawar itu layu...simpan saja ditempat lain dan biarkan tumbuh mekar.Aku hanya ingin kamu melewati jalan kamu dengan kuat dan senyuman serta mawar yang tumbuh itu akan selalu kamu genggam hingga kamu menemukan seseorang lagi yang benar-benar memberikan jalannya utuh untuk kamu jalani bersama......

18.9.09

bendera putih

Tidak mudah mengangkatnya, apalagi mengibarkannya.Padahal itu hanya sebuah kain yang tidak lebih dari 0,5 kg beratnya.Beban yang ada di bendera itu yang memberatkannya.Mengibarkannya berarti membuat masa depan baru dan tidak kembali ke masa lalu, berarti juga mengaku kalah dan menjadi pencundang selamanya. Berat tapi harus..karna sudah mencoba beberapa kali pun akan tetap sama, jatuh lagi. Walaupun setiap kali bangkit menjadi kuat tetapi rasa itu berkurang, sebuah perbandingan terbalik. Jadi daripada aku benar-benar kehilangan rasa itu sepenuhnya lebih baik kuangkat dan mengibarkannya dengan rasa yang masih ada. Aku tidak mau kehilangan perasaan ini seluruhnya....jadi kuangkat saja bendera putih dan mengibarkannya.

dan kamu tidak pernah tahu..

aku adalah mimpi burukmu..buat apa kamu masih tidur
aku adalah kesalahan kamu..buat apa kamu masih berusaha
aku lemah..buat apa kamu bertahan
aku bukanlah seperti yang kamu mau..buat apa kita terus bersama
aku cuma tameng kamu kan..tempat kamu berlindung dan bersembunyi saat lelah berlari
apa yang kamu berikan nyata pada awalnya tetapi semu pada akhirnya.Kamu membiarkan aku sakit tapi tidak orang lain.Kamu tidak pernah tahu kapan aku membutuhkan kamu sementara kamu selalu menuntut aku ada saat kamu butuh aku.
aku bukanlah yang diinginkan semua orang untuk kamu..jadi kenapa kamu tidak singkirkan aku??takut tidak punya tempat bersembunyi lagi kah??
lelah dan sakit...

9.9.09

setengah pasti (mengugat)

merah itu ya merah dan putih itu ya putih, semua warna serba pasti kecuali buat orang yang buta warna.Seandainya kita bisa pasti, maka tidak akan ada pengecualian seperti orang buta warna tadi.
Kalau kamu bilang ini luka, kamu salah...lukaku sudah mengapal..sudah mengeras..sudah kebal.
Ini cuma pembicaraan pasti dan tidak pasti.Aku cuma mau ngomong kok, ga usah didengerin juga gak apa-apa.Memang kita ini ga pasti, jangankan kita aku saja tidak pasti atau belum menjadi pasti.aku juga ga tau,apa mauku dan apa tujuanku apalagi kita...setengah pasti.
Terkadang kamu mengajak aku berlari tapi begitu aku berlari kamu berhenti..kaku, diseret aja sulit.Tetapi saat aku berhenti kamu malah mengajak aku berlari lagi...kamu kira lari tanpa awalan mudah,yang ada malah kamu berlari di depanku dan aku berjalan di belakang sambil pemanasan entah kapan selesainya.
Kita memang menjadi setengah pasti karena tujuan kita..jadi maklumi aku saja klo aku pun setengah pasti untuk menjadi kuat ataupun sabar.