welcome..welcome..dan selamat datang

hanya sebuah ungkapan dan cerita dari sebuah perjalanan hidup

18.9.09

bendera putih

Tidak mudah mengangkatnya, apalagi mengibarkannya.Padahal itu hanya sebuah kain yang tidak lebih dari 0,5 kg beratnya.Beban yang ada di bendera itu yang memberatkannya.Mengibarkannya berarti membuat masa depan baru dan tidak kembali ke masa lalu, berarti juga mengaku kalah dan menjadi pencundang selamanya. Berat tapi harus..karna sudah mencoba beberapa kali pun akan tetap sama, jatuh lagi. Walaupun setiap kali bangkit menjadi kuat tetapi rasa itu berkurang, sebuah perbandingan terbalik. Jadi daripada aku benar-benar kehilangan rasa itu sepenuhnya lebih baik kuangkat dan mengibarkannya dengan rasa yang masih ada. Aku tidak mau kehilangan perasaan ini seluruhnya....jadi kuangkat saja bendera putih dan mengibarkannya.

dan kamu tidak pernah tahu..

aku adalah mimpi burukmu..buat apa kamu masih tidur
aku adalah kesalahan kamu..buat apa kamu masih berusaha
aku lemah..buat apa kamu bertahan
aku bukanlah seperti yang kamu mau..buat apa kita terus bersama
aku cuma tameng kamu kan..tempat kamu berlindung dan bersembunyi saat lelah berlari
apa yang kamu berikan nyata pada awalnya tetapi semu pada akhirnya.Kamu membiarkan aku sakit tapi tidak orang lain.Kamu tidak pernah tahu kapan aku membutuhkan kamu sementara kamu selalu menuntut aku ada saat kamu butuh aku.
aku bukanlah yang diinginkan semua orang untuk kamu..jadi kenapa kamu tidak singkirkan aku??takut tidak punya tempat bersembunyi lagi kah??
lelah dan sakit...

9.9.09

setengah pasti (mengugat)

merah itu ya merah dan putih itu ya putih, semua warna serba pasti kecuali buat orang yang buta warna.Seandainya kita bisa pasti, maka tidak akan ada pengecualian seperti orang buta warna tadi.
Kalau kamu bilang ini luka, kamu salah...lukaku sudah mengapal..sudah mengeras..sudah kebal.
Ini cuma pembicaraan pasti dan tidak pasti.Aku cuma mau ngomong kok, ga usah didengerin juga gak apa-apa.Memang kita ini ga pasti, jangankan kita aku saja tidak pasti atau belum menjadi pasti.aku juga ga tau,apa mauku dan apa tujuanku apalagi kita...setengah pasti.
Terkadang kamu mengajak aku berlari tapi begitu aku berlari kamu berhenti..kaku, diseret aja sulit.Tetapi saat aku berhenti kamu malah mengajak aku berlari lagi...kamu kira lari tanpa awalan mudah,yang ada malah kamu berlari di depanku dan aku berjalan di belakang sambil pemanasan entah kapan selesainya.
Kita memang menjadi setengah pasti karena tujuan kita..jadi maklumi aku saja klo aku pun setengah pasti untuk menjadi kuat ataupun sabar.